Bahan
- 500 gram nangka muda merah
- 50 gram daun singkong
- 8 lembar daun jati
- 5 buah cakar ayah
- 500 ml santan dari ¼ butir kelapa
- 3 lembar daun salam
- 2 cm lengkuas
Bahan halus
1. 10 butir besar (+ 60 gram) bawang merah
2. 2 siung bawang putih
3. ½ sendok makan ketumbar
4. 1 sendok teh garam
5. 100 gram gula merah sisir
Areh:
1. 750 ml santan kental
2. 1 sendok teh garam
Cara membuat:
1. Olesi pisau dengan minyak goreng. Kupas nangka dan bersihkan getahnya, lalu cacah kasar. Rebus daun singkong hingga setengah matang, tiriskan, peras airnya.
2. Tutup rata dasar panci dengan 6 lembar daun jati. Masukkan nangka muda dan cakar ayam ke dalam panci. Tuang santan cair, masukkan bumbu halus, daun salam, lengkuas dan daun singkong.
3. Tutup bagian atasnya dengan 2 lembar daun jati, lalu tutup panci. Masak dengan api sedang sampai mendidih, lalu kecilkan api. Masak + 6 jam atau sampai nangka berwarna kecokelat-cokelatan sambil sesekali di aduk. (jika suka, masak terus hingga gudeg kering sesuai selera).
4. Areh: campur garam dengan santan kental. Masak dengan api kecil + 30 menit hingga areh berminyak dan mengental. Yuang ke atas gudeg yang sudah matang.
5. Sajikan dengan sambal krecek, opor campur dan sambal terasi goreng.



0 komentar:
Posting Komentar